Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi signifikan dalam profesi audit, khususnya dengan hadirnya teknologi blockchain yang berpotensi merevolusi praktik audit konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peluang dan tantangan yang dihadapi profesi audit dalam mengadopsi audit berkelanjutan (continuous auditing) di era blockchain. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review terhadap berbagai literatur relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa blockchain menawarkan peluang besar dalam mendukung audit berkelanjutan melalui peningkatan transparansi, efisiensi, dan integritas data. Namun demikian, penerapan teknologi ini juga menghadirkan tantangan signifikan, seperti kebutuhan akan kompetensi teknologi baru di kalangan auditor, masalah interoperabilitas, serta kerangka regulasi yang belum seragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk memaksimalkan manfaat blockchain dalam audit, diperlukan kolaborasi antara pemangku kepentingan, peningkatan kapasitas auditor, serta pembaruan standar dan pedoman audit yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Copyrights © 2025