Penyakit infeksius masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Kota Dumai, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi dan paparan lingkungan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor sosial dan lingkungan terhadap kejadian penyakit infeksius di Kota Dumai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 250 responden yang tersebar di lima kecamatan dengan tingkat kejadian penyakit infeksius tertinggi. Variabel sosial yang diteliti meliputi tingkat pendidikan, pendapatan, dan kepadatan hunian, sementara variabel lingkungan mencakup sanitasi, sumber air bersih, dan kedekatan dengan sumber polusi industri. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa sanitasi buruk (p=0,003), kepadatan hunian tinggi (p=0,015), dan rendahnya tingkat pendidikan (p=0,027) memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian penyakit infeksius. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi terpadu yang memperhatikan determinan sosial dan lingkungan dalam upaya pencegahan penyakit infeksius di kawasan industri seperti Kota Dumai.
Copyrights © 2025