Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui profil kondisi fisik atlet junior Taekwondo di Dojang Kids SMANSA Club Pontianak, fokus pada kekuatan otot tubuh bagian atas dan bagian otot perut, dan keseimbangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 18 atlet dengan usia 7–12 tahun. Instrumen yang digunakan meliputi tes push-up (30 detik), sit-up (30 detik), dan stork stand balance test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan fisik meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Kelompok usia 7–8 tahun menunjukkan kategori cukup, usia 9–10 tahun berada pada kategori cukup hingga baik, dan usia 11–12 tahun menunjukkan performa terbaik dengan kategori baik pada semua komponen. Kekuatan otot inti (perut) cenderung lebih baik dibandingkan otot tubuh bagian atas, mengindikasikan perlunya peningkatan program latihan pada bagian tersebut. Hasil ini dapat menjadi dasar bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang sesuai dengan usia dan kemampuan fisik atlet, guna mendukung perkembangan performa dan mencegah cedera sejak usia dini.
Copyrights © 2025