Penyakit TB Paru merupakan penyebab kematian nomor 9 di dunia, dengan tingkat kejadian sebesar 1,3 juta kematian per-tahunnya. Indonesia menempati urutan nomor 2 setelah India (WHO, 2020). Dukungan keluarga merupakan kunci keberhasilan pengobatan. Metode Penelitian menggunakan desain analitik korelasional, menggunakan pendekatan cross sectional. Hasil analisis teridentifikasi karakteristik responden berdasarkan usia terbanyak katagori dewasa sebanyak 52 (74,3%) responden, berdasarkan jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan sebanyak 60 (85,7 %) responden, berdasarkan pendidikan yaitu tingkat pendidikan SMA sebesar 54,3 % responden, berdasarkan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebanyak 22,9 %, berdasarkan Jaminan kesehatan terbanyak menggunakan BPJS sebanyak 55,7 %. Teridentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien TBC di RS Tebet dengan nilai P value 0,015. Tenaga kesehatan lebih meningkatkan edukasi terkait pelayanan pencegahan TBC, dukungan keluarga sangat penting untuk mempercepat kesembuhan pasien TBC.
Copyrights © 2025