Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas model Discovery Learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum 2013 melalui studi literatur. Kurikulum 2013 menekankan pembelajaran berbasis teks dan pendekatan saintifik, namun praktik pembelajaran yang ada masih menunjukkan keterlibatan siswa yang pasif, dominasi guru, serta kesulitan dalam memahami teks. Model Discovery Learning, yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut. Studi literatur yang dilakukan mencakup penelitian dalam lima tahun terakhir, yang menunjukkan bahwa model ini dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan partisipasi siswa. Namun, tantangan yang masih dihadapi meliputi keterbatasan waktu, kesiapan guru, dan sarana pembelajaran yang kurang memadai.
Copyrights © 2025