Penelitian ini bertujuan mengungkap makna promosi wisata yang terkandung dalam lagu “Come Back to Busan Port” versi BTS sebagai media komunikasi budaya dalam kampanye Feel The Rhythm of Korea. Lagu yang semula merupakan karya Cho Yong-pil ini diaransemen ulang dan dibawakan oleh Jimin dan Suga, dua anggota BTS yang memiliki keterikatan emosional dengan wilayah Busan. Popularitas global BTS menjadikan lagu ini sarana potensial untuk membangun citra destinasi wisata Korea Selatan melalui tanda- tanda linguistik dan simbolik yang muncul pada lirik dan visual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure yang memfokuskan pada hubungan penanda (signifier) dan petanda (signified). Data dikumpulkan melalui dokumentasi lirik, video kampanye, serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda-tanda dalam lagu merepresentasikan tiga konstruksi makna wisata: (1) citra emosional Busan sebagai ruang nostalgia, (2) representasi budaya lokal sebagai daya tarik wisata, dan (3) penguatan identitas Busan melalui simbol-simbol musikal dan visual. Lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga sebagai alat promosi budaya dan diplomasi pariwisata Korea Selatan melalui media musik populer. Penelitian ini diharapkan memperkaya khazanah kajian semiotika dalam konteks komunikasi pariwisata dan budaya populer.
Copyrights © 2025