Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gaya komunikasi penyiar Radio Sonora 102,6 FM Palembang serta menganalisis pengaruhnya terhadap partisipasi pendengar. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada program Sonora Lifestyle. Data dikumpulkan melalui observasi siaran non-partisipan, wawancara semi- terstruktur terhadap pendengar, dan dokumentasi jejak interaksi pendengar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi penyiar berciri formal tetapi hangat, dengan penggunaan diksi profesional disertai sapaan akrab, intonasi dinamis dan energik, artikulasi jelas, serta penguatan pesan melalui pengulangan dan humor ringan. Pada dimensi interaksi, penyiar bersikap ramah dan responsif terhadap pesan WhatsApp, namun ruang dialog dua arah masih terbatas. Partisipasi pendengar lebih dominan melalui WhatsApp/DM dalam bentuk request lagu dan saran, sedangkan telepon tidak ditemukan selama pengamatan. Meskipun demikian, partisipasi meningkat segera setelah ajakan penyiar, menandakan bahwa kualitas gaya komunikasi berperan sebagai stimulus keterlibatan audiens. Wawancara memperkuat temuan bahwa pendengar terdorong berpartisipasi karena merasa dihargai, nyaman, dan dekat secara interpersonal ketika penyiar menyapa serta merespons dengan hangat. Penelitian menyimpulkan bahwa gaya komunikasi penyiar berpengaruh positif terhadap partisipasi pendengar, terutama melalui pembentukan kedekatan dan kenyamanan dalam interaksi berbasis digital.
Copyrights © 2025