Salah satu strategi penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di rumah sakit adalah metode asuhan keperawatan yang diberikan pada pasien. Salah satu bentuk implementasinya adalah metode moduler, yang dipimpin oleh kepala ruang dan perawat primer yang berpendidikan Ners. Metode ini meningkatkan mutu pelayanan pada pasien, meskipun kekurangan tenaga keperawatan seringkali menjadi penghalang untuk memaksimalkan metode ini. Tujuan studi kasus ini menganalisis penerapan metode asuhan keperawatan di Ruang Arafah RSI Purwokerto. Metode adalah studi kasus deskriptif menggunakan metode observasi dan wawancara disertai pengumpulan data menggunakan instrumen yaitu kuesioner MAKP dengan jumlah responden 11 perawat Ruang Arafah. Pelaksanaan studi kasus dilakukan pada tanggal 8 – 27 September 2025. Berdasarkan hasil kuesioner, peneliti melakukan implementasi berupa roleplay pre dan post conference. Hasil dari kuesioner metode asuhan keperawatan professional (MAKP) pada perawat di Ruang Arafah didapatkan hasil dengan kategori baik sebanyak 6 perawat (55%), kategori cukup sebanyak 5 perawat (45%). Saat perawat mengikuti kegiatan roleplay pre dan post conference, perawat aktif bertanya saat sesi diskusi dan sudah paham terkait pelaksanaan pre dan post conference.
Copyrights © 2025