Penelitian ini menganalisis efisiensi pencatatan keuangan UMKM dengan membandingkan aplikasi akuntansi digital dan metode manual. Meskipun UMKM menyumbang 61,95% PDB Indonesia tahun 2025, 77% masih menggunakan pencatatan manual yang memakan waktu dan rentan kesalahan, menghambat pengambilan keputusan. Penelitian bertujuan membandingkan efisiensi antara Coffee Shop Tealy menggunakan Raptor POS dan UMKM Internal Sekolah dengan metode manual. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, sampling purposif memilih dua UMKM di Gunung Puyuh, Sukabumi sebagai subjek penelitian. Data dikumpul melalui wawancara mendalam semi-terstruktur (45-60 menit), dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi tematik, penyajian, dan triangulasi. Hasil menunjukkan Raptor POS meningkatkan kecepatan, akurasi, dan monitoring real-time pada Coffee Shop Tealy, sementara metode manual di Internal Sekolah menyebabkan rekonsiliasi lama, selisih kas, dan beban administrasi berat. Digitalisasi terbukti unggul dalam efisiensi operasional. Disimpulkan UMKM wajib beralih ke akuntansi digital dengan dukungan pelatihan literasi teknologi untuk meningkatkan daya saing.
Copyrights © 2026