Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola tidur terhadap kesehatan mental pada remaja di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 79 responden siswa SMA Al-Azhar Medan sebagai representasi remaja usia 15–18 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai pola tidur dan kesehatan mental, kemudian dianalisis menggunakan uji deskriptif, uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pola tidur berada pada kategori sedang, sedangkan kesehatan mental tergolong cukup stabil. Analisis korelasi menunjukkan nilai r = 0,651 dengan Sig. = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara pola tidur dan kesehatan mental remaja. Hasil regresi linier sederhana menunjukkan bahwa pola tidur berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental (t hitung = 8,496; Sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 42,4%. Temuan ini menegaskan bahwa pola tidur yang baik berperan penting dalam menjaga kesehatan mental remaja, sehingga pembiasaan tidur sehat perlu didorong oleh sekolah, orang tua, dan lingkungan sosial.
Copyrights © 2026