Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif yang sering dialami lansia dan berdampak signifikan terhadap penurunan fungsi sendi serta kualitas hidup akibat nyeri yang berkepanjangan. Upaya penatalaksanaan nonfarmakologis diperlukan sebagai pendamping terapi medis, salah satunya melalui senam rematik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas senam rematik terhadap penurunan skala nyeri pada lansia dengan osteoarthritis di wilayah kerja Puskesmas Senen Jakarta Pusat. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test–post-test. Sampel terdiri dari 10 lansia yang dipilih dari populasi 37 orang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengukuran nyeri dilakukan sebelum dan setelah intervensi senam rematik, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan skala nyeri yang bermakna setelah intervensi, dengan nilai rata-rata selisih nyeri sebesar 3,60 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa senam rematik efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada lansia dengan osteoarthritis. Kesimpulannya, senam rematik dapat dijadikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aplikatif dan berpotensi diintegrasikan dalam pelayanan keperawatan gerontik untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup lansia.
Copyrights © 2026