Dalam industri garmen yang kompetitif, pengelolaan sumber daya manusia yang efektif krusial untuk mencapai target organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transaksional dan situasional terhadap motivasi kerja karyawan PT LYG Garment Indonesia, Majalengka. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal, penelitian menerapkan saturated sampling terhadap 68 karyawan melalui kuesioner online (skala Likert 1-5). Analisis data menggunakan regresi linier berganda via SPSS, meliputi uji asumsi klasik, validitas-reliabilitas (Cronbach's α = 0,922), uji t parsial, dan uji F simultan. Hasil menunjukkan kepemimpinan transaksional (t = 5,369, p < 0,05) dan situasional (t = 3,755, p < 0,05) berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja secara parsial maupun simultan (F = 40,425, p < 0,05). Temuan mengkonfirmasi efektivitas pendekatan kepemimpinan hybrid pada industri garmen berbasis tenaga kerja muda. Manajemen disarankan mengintegrasikan sistem penghargaan berbasis kinerja dengan strategi coaching adaptif.
Copyrights © 2026