Perkembangan media penyiaran menuntut mahasiswa bidang komunikasi tidak hanya menguasai aspek teoritis, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang memadai. Dalam konteks Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), radio kampus memiliki peran strategis sebagai media pembelajaran praktik penyiaran yang berbasis pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran radio kampus sebagai media pembelajaran praktik penyiaran bagi mahasiswa KPI serta kontribusinya dalam membentuk kompetensi teknis, komunikatif, dan nilai-nilai keislaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan dilaksanakan di radio kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa KPI-yang aktif terlibat dalam kegiatan radio kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radio kampus berfungsi sebagai learning laboratory yang memungkinkan mahasiswa mengintegrasikan teori dan praktik melalui keterlibatan langsung dalam proses produksi siaran. Selain meningkatkan keterampilan teknis dan non-teknis penyiaran, radio kampus juga berperan dalam pembentukan etika media, tanggung jawab sosial, serta internalisasi nilai-nilai dakwah Islam. Meskipun demikian, optimalisasi peran radio kampus masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas dan pengelolaan, sehingga diperlukan dukungan institusional dan integrasi yang lebih kuat dengan kurikulum KPI.
Copyrights © 2026