Keputihan (fluor albus) memengaruhi 75% wanita global, dengan prevalensi 90% di Indonesia tropis, terutama remaja putri akibat kurang pengetahuan, hygiene, dan stres. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor pengetahuan, personal hygiene, dan tingkat stres terhadap kejadian keputihan pada remaja putri di Dusun I Desa Pagar Mayang, Rokan Hulu, Riau. Jenis penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi 45 remaja putri usia 14-22 tahun, sampel total sampling. Instrumen kuesioner terstruktur (Cronbach's alpha >0,7), analisis univariat frekuensi dan bivariat Chi-square (SPSS 26, α=0,05). Hasil menunjukkan prevalensi 60%, pengetahuan cukup 51,1%, hygiene baik 60%, stres normal 68,9%; pengaruh signifikan pengetahuan (p=0,003), hygiene (p=0,000, OR=0,333), stres (p=0,010). Kesimpulan: Ketiga faktor berpengaruh signifikan; saran edukasi promotif untuk pencegahan.
Copyrights © 2026