Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social media Influencer terhadap impulsive buying produk kosmetik dengan Fear of Missing Out (FOMO) sebagai variabel mediasi pada mahasiswi di Kota Banda Aceh. Perkembangan media sosial telah mendorong munculnya Influencer sebagai sumber rujukan utama dalam pengambilan keputusan pembelian, khususnya pada produk kosmetik yang berkaitan dengan penampilan dan identitas diri. Paparan konten Influencer yang intens dan persuasif berpotensi menimbulkan FOMO, yaitu perasaan takut tertinggal tren, yang selanjutnya mendorong perilaku pembelian secara impulsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah mahasiswi di Kota Banda Aceh yang aktif menggunakan media sosial dan produk kosmetik. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang terdiri dari skala Social Media Influencer , FOMO, dan Impulsive buying menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media Influencer berpengaruh signifikan terhadap FOMO dan impulsive buying. Selain itu, FOMO juga berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying serta memediasi pengaruh social media Influencer terhadap impulsive buying. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor emosional berperan penting dalam mendorong perilaku pembelian impulsif produk kosmetik pada mahasiswi.
Copyrights © 2026