Journal of Innovative and Creativity
Vol. 6 No. 1 (2026)

Partisipasi Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi Dalam Discharge Planning Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2024

Dr. Lilis Novitarum (3Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth, Medan)
Samfriati Sinurat (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth, Medan)
Efa Nelfin Charista Zebua (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth, Medan)



Article Info

Publish Date
02 Feb 2026

Abstract

Partisipasi pasien merupakan komponen krusial dalam discharge planning yang memfasilitasi layanan kesehatan memberikan asuhan keperawatan optimal dan membantu pasien kanker mempercepat kesembuhan selama menjalani kemoterapi. Rendahnya partisipasi pasien dapat menurunkan kualitas perawatan, meningkatkan insiden merugikan, kesalahan medis, serta peningkatan angka kekambuhan dan morbiditas setelah pasien pulang dari rumah sakit. Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan, terdapat peningkatan jumlah pasien kanker yang menjalani kemoterapi dari 901 pasien pada tahun 2022 menjadi 1.084 pasien pada tahun 2023, dan 883 pasien dalam enam bulan pertama tahun 2024, namun belum ada data spesifik mengenai tingkat partisipasi pasien dalam discharge planning. Partisipasi pasien dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, dukungan keluarga, komunikasi efektif dengan tenaga kesehatan, kondisi psikologis, serta kualitas pemberian informasi terkait penyakit, perawatan medis, dan kebutuhan pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran partisipasi pasien kanker yang menjalani kemoterapi dalam discharge planning di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan tahun 2024 untuk memberikan informasi penting bagi pengembangan strategi peningkatan kualitas discharge planning dan outcome kesehatan pasien kanker. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah 883 pasien kanker yang menjalani kemoterapi, dengan sampel sebanyak 90 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner terstruktur yang telah dimodifikasi oleh Subroto (2019) terdiri dari 14 pertanyaan mencakup tiga domain: informasi (7 pertanyaan), perawatan medis (2 pertanyaan), dan tujuan serta kebutuhan (5 pertanyaan) dengan kategorisasi skor kurang (14-27), cukup (28-41), dan baik (42-56). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki partisipasi cukup sebesar 64,4% (58 orang), partisipasi kurang 31,1% (28 orang), dan partisipasi baik hanya 4,4% (4 orang). Analisis berdasarkan domain menunjukkan domain penerimaan informasi mayoritas cukup (61,1%), domain perawatan medis mayoritas kurang (77,8%), dan domain tujuan serta kebutuhan mayoritas kurang (74,4%). Karakteristik demografi menunjukkan dominasi perempuan 68,9% dengan diagnosis terbanyak kanker payudara (46,7%), usia lansia awal 46-55 tahun (35,5%), dan lama menjalani kemoterapi 3 bulan (25,0%). Kesimpulan penelitian menyimpulkan bahwa partisipasi pasien kanker dalam discharge planning masih perlu ditingkatkan terutama pada domain perawatan medis dan tujuan-kebutuhan, sehingga diperlukan strategi peningkatan melalui edukasi terstruktur, komunikasi efektif, dukungan psikososial, dan pendekatan holistik berpusat pada pasien untuk mengoptimalkan outcome kesehatan pasca kemoterapi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

joecy

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality ...