Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan moral yang terkandung dalam film Mungkin Esok Lusa atau Nanti. Film ini mengangkat tema cinta, konflik keluarga, dan pergulatan batin tokoh yang merepresentasikan realitas kehidupan sosial masyarakat. Pesan moral dalam film menjadi penting untuk dikaji karena film tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana penyampaian nilai-nilai kehidupan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) serta pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce yang meliputi unsur representamen, objek, dan interpretan. Data diperoleh melalui dokumentasi terhadap adegan, dialog, dan alur cerita dalam film yang mengandung pesan moral, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan teori tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Mungkin Esok Lusa atau Nanti mengandung berbagai pesan moral, antara lain nilai kesabaran, kejujuran, tanggung jawab, kesetiaan, empati, serta keteguhan dalam menghadapi ujian hidup. Pesan-pesan moral tersebut disampaikan melalui konflik dan interaksi antartokoh yang mencerminkan hubungan manusia dengan diri sendiri, sesama manusia, dan Tuhan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran film sebagai media penyampai pesan moral dalam kehidupan sosial.
Copyrights © 2026