Transformasi industri menuju keberlanjutan menjadi kebutuhan strategis seiring meningkatnya tekanan lingkungan global dan tuntutan pasar terhadap praktik produksi yang bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi kebijakan berkelanjutan dan praktik operasional dalam pengelolaan limbah industri, serta menganalisis upaya peningkatan efisiensi energi mesin melalui modernisasi teknologi dan pengembangan pengetahuan sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan pendekatan sintesis tematik terhadap artikel jurnal internasional, buku ilmiah, dan laporan riset yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa lemahnya integrasi kebijakan dan praktik operasional menjadi penyebab utama rendahnya efektivitas pengelolaan limbah dan efisiensi energi di banyak sektor industri. Penerapan sistem manajemen lingkungan dan energi, dukungan regulasi, adopsi teknologi digital, serta peningkatan kompetensi SDM terbukti memperkuat kinerja lingkungan sekaligus menurunkan biaya operasional jangka panjang. Kendala utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan modal, resistensi terhadap perubahan, dan keterbatasan teknologi ramah lingkungan. Solusi strategis yang direkomendasikan mencakup kemitraan multipihak, edukasi berkelanjutan, serta insentif kebijakan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan manajemen lingkungan industri yang terintegrasi dan berdaya saing berkelanjutan.
Copyrights © 2026