Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang masih menjadi perhatian utama kesehatan masyarakat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Morawa. Salah satu faktor risiko terjadinya stunting adalah praktik pemberian makan yang tidak tepat akibat kurangnya pengetahuan keluarga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi Basic Feeding Rules terhadap pengetahuan dan praktik pemberian makan keluarga sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimental dengan desain non-equivalent control group pre-test and post-test. Sebanyak 50 ibu atau pengasuh balita usia 6–24 bulan berpartisipasi dalam kegiatan ini dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 25 responden kelompok intervensi yang mendapatkan edukasi Basic Feeding Rules dan 25 responden kelompok kontrol yang tidak mendapatkan edukasi. Edukasi diberikan menggunakan media leaflet dan flipbook. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pengetahuan dan praktik pemberian makan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Paired T-Test dan Independent T-Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan praktik pemberian makan pada kelompok intervensi (p < 0,05), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perubahan yang bermakna. Edukasi Basic Feeding Rules terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik pemberian makan keluarga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan keluarga melalui edukasi terstruktur dapat menjadi strategi potensial dalam pencegahan stunting di tingkat pelayanan kesehatan primer.
Copyrights © 2026