Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan minum obat untuk mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan pasien hipertensi adalah dukungan dan peran keluarga. Edukasi kesehatan berbasis keluarga dipandang sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui pendekatan one group pretest–posttest without control. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Intervensi berupa edukasi kesehatan berbasis keluarga diberikan menggunakan media video edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata nilai kepatuhan minum obat setelah diberikan edukasi kesehatan berbasis keluarga, dari nilai rata-rata pretest sebesar 3,60 menjadi 5,36 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi di pelayanan kesehatan primer.
Copyrights © 2026