Pendidikan kejuruan memiliki peran penting dalam menyiapkan siswa menghadapi dunia kerja, dan keberadaan sarana dan prasarana (sarpras) menjadi salah satu kunci utama keberhasilannya. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Batang Hari untuk mengetahui bagaimana strategi kepala sekolah dalam mengoptimalkan pemanfaatan sarpras yang tersedia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi, ditemukan bahwa kepala sekolah melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari perencanaan berbasis kebutuhan jurusan, pelibatan guru dalam pengelolaan, pembelajaran praktik yang terintegrasi dengan fasilitas, hingga evaluasi dan kerja sama dengan dunia industri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan sarpras yang tepat dapat menjadikan proses belajar lebih efektif, relevan, dan mendekatkan siswa pada realitas dunia kerja. Penelitian ini memberikan gambaran nyata tentang pentingnya peran kepemimpinan dalam mendukung mutu pendidikan kejuruan melalui pengelolaan fasilitas yang optimal.
Copyrights © 2025