cover
Contact Name
Irjus Indrawan
Contact Email
jpmpjurnal@gmail.com
Phone
+6282262540979
Journal Mail Official
jpmpjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. DT. Said Desa Belantaraya Kecamatan Gaung , Kab. Indragiri Hilir, Provinsi Riau, 29282
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 30900034     DOI : https://doi.org/10.65226
Core Subject : Religion, Social,
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Yayasan Pelita Negeri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau. Terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan sebagai sebuah jurnal ilmiah diharapkan dapat menunjukkan kepada publik akan kekayaan khazanah keilmuan melingkupi bidang; Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Manajemen Pendidikan, Administrasi Pendidikan (AP), Teknologi Pendidikan (TP), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Articles 56 Documents
Pemanfaatan Hasil AKMI Untuk Pembelajaran Berkelanjutan di Madrasah Ahmad Suryadi
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i1.1

Abstract

Since 2020, the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia has made a very fundamental effort to improve the quality of madrasah, namely by conducting the Indonesian Madrasah Competency Assessment (AKMI), which includes 4 literacies, namely reading literacy, numeracy literacy, socio-cultural literacy through a fairly rigorous selection. Data shows that the results of AKMI from 2020 to 2023 show quite encouraging results. The AKMI learning improvement model, which begins with an assessment and continues with training madrasah teachers to improve learning in the classroom, has proven to be very effective, so it is necessary to maintain and improve the quality of AKMI implementation in the coming years.
Perbedaan Gaya Kepemimpinan Dalam Perspektif Gender Nurul Fadilah; Ali Murtopo; risna safitri
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i2.7

Abstract

Studi ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai perbedaan gaya kepemimpinan dalam perspektif gender. Studi ini menyoroti pentingnya mengatasi stereotip gender dan menciptakan lingkungan yang mendukung bagi individu untuk mengembangkan identitas mereka sendiri. Penelitian ini mempunyai implikasi signifikan bagi individu yang ingin mengubah gaya kepemimpinan berdasarkan gender. penelitian tentang kepemimpinan berfokus pada mengidentifikasi perbedaan antara kepemimpinan transaksional dan kepemimpinan transformasional. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan kajian kepustakaan (library research). Rancangan penelitian meliputi pemilihan topik, eksplorasi informasi, menentukan fokus penelitian berdasarkan informasi yang telah diperoleh, pengumpulan data dari buku-buku, jurnal, laporan penelitian, dan literatur lainnya yang mendukung tema penelitian ini. Penelitian telah menunjukkan bahwa para pemimpin dapat menggunakan gaya kepemimpinan interaktif, seperti kepemimpinan transformasional, yang melibatkan manajemen konflik, pembinaan, dan organisasi pribadi. Perempuan yang menggunakan kepemimpinan yang terdapat yang signifikan dan terdapat yang efektif. Perempuan juga menggunakan "kepemimpinan transformasional" yang menggunakan gaya-gaya "kepemimpinan interaktif" dengan mendorong partisipasi, pembagian kekuasaan dan informasi, dan mempertinggi harga diri orang-orang. Gaya kepemimpinan ini berhubungan dengan tujuh skill manajemen secara umum yang berpengaruhi: pendelagasian, manajemen konflik, coaching dan developing, personal organization dan time management, komunikasi, adaptabilitas personal, dan analisa masalah dan pengambilan keputusan. Sedangkan laki-laki cenderung memotivasi orang-orang dengan mentransform kesenangan diri individu ke dalam tujuan-tujuan kelompok, perempuan lebih memilih untuk mendelegasikan dan kemudian melatih, sedangkan laki-laki lebih memilih cenderung mengarahkan dan kemudian mendukung. Perempuan mungkin lebih bisa menunjukkan bahwa mereka menggunakan sebuah gaya kepemimpinan interaktif dibanding laki-laki, yang disebut kepemimpinan tranformasional
Inovasi Guru Dalam Pelaksanaan Pembelajaran di Era Digital Marselayulianti; Divana Leli Anggraini; Samsina; Siti Munfiatik
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i1.10

Abstract

Artikel ini membahas tentang perubahan, pembaharuan atau inovasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran di era digital. Guru adalah seorang pendidik yang memiliki peran penting dalam proses mengajar dan harus mampu mengaplikasikan teknologi pada masa sekarang Dimana media teknologi yang semakin canggih dan berkembang. Adapun yang melatar belakangi penulis tertarik membuat jurnal Dimana penulis menemukan indikasi peran guru yang belum efektif berinovasi metode pembelajaran dan belum mampu mengaplikasikan perubahan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi tentang inovasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran di era digital, serta dampaknya terhadap kualitas pendidikan, sehingga dapat dijadikan sebagai data pembanding bagi evaluasi pembelajaran di era sekarang dimana pembelajaran era digital yang menggunakan teknlogi. Adapun metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu library research dari berbagai buku, artikel dan hasil penelitian untuk mendapatkan informasi yang sedang di teliti. Hasil yang didapat oleh penulis adalah: Pertama, inovasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran diera digital dimana belum memenuhi standar ideal, inovasi pelaksanaan pembelajaran pada tahap perencanaan, pelaksanaan maupun ruang lingkup kompetensi yang dijadikan sasaran inovasi. Kedua, inovasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran pada era digital sudah memenuhi jenis inovasi, serta memenuhi standar pengawasan secara langsung dan secara tidak langsung. Berdasarkan hasil analisis dan kesimpulan pada bab pembahasan maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut guru harus mampu memberikan inovasi atau perubahan dalam metode pembelajaran yang lebih aktif, guru harus mampu menguasai penggunaan teknologi yang semakin canggih.
Supervisi Kepala Sekolah Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: SMP Negeri 1 Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Irjus Indrawan; Rania Muspa; Adelda Kartika; Dea Sahida Ruhina
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i1.11

Abstract

Abstract This research aims to examine the supervision of school principals in the Islamic Religious Education learning process at SMP Negeri 1 Keritang. This research approach uses descriptive qualitative research methods with the technique of determining research objects carried out purposively. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Meanwhile, the data analysis technique uses a flowing data analysis model, which includes: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of research data analysis, the conclusions obtained are: First: The principal's supervision in the Islamic Religious Education learning process at SMP Negeri 1 Keritang has been implemented, such as involving teachers in creating school programs, providing direction to teachers who are experiencing difficulties in teaching, making arrangements. orderly regarding teacher discipline and conducting school program assessments at the end of the semester. Second: Factors that influence the principal's supervision in the Islamic Religious Education learning process at SMP Negeri 1 Keritang, namely low teacher teaching motivation, lack of discipline, lack of developing teaching media, lack of learning innovations, teachers often arrive late, do not comply with the calendar education, the level of education does not match the requirements to become a teacher, teachers are less skilled in dealing with deficiencies in teaching, teachers look for side jobs because the salary is inadequate, and schools do not care about teachers' health. Third: The principal's efforts to improve supervision in the Islamic Religious Education learning process at SMP Negeri 1 Keritang are by always discussing various activity problems at school, looking for solutions with teachers and the school committee, planning teaching and learning activities, involving teachers in various activities teaching, as well as looking for breakthroughs to obtain budget funds. Keywords: Supervision, Principal, Learning, Islamic Religious Education.
Membangun Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP) Dalam Upaya Menjaga Stabilitas Keuangan Pondok Modern Al-Jauhar, Riau Syahrul Fauzi; Agung Setiabudi
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i1.16

Abstract

The presence of this research aims to examine more deeply the management of Islamic Boarding School Owned Business Entities (BUMP) which are managed by Pondok Modern Al-Jauhar with the term Pondok Modern Business Entities (BUPM). With this research, it is hoped that it will be able to contribute and make a contribution in the development of knowledge, especially knowledge about Islamic education management which focuses on the management of Islamic boarding schools, provides benefits for readers and provides additional references for future researchers with relevant themes. This study used a qualitative descriptive exploratory method with a participant research model, directly examining phenomena in the field in a natural setting. Obtaining data by means of observation, interviews, and documentation. The research subjects were selected according to the 3M criteria (knowing, understanding, experiencing), conducting interviews with the snowball sampling model. Analysis of the data that has been obtained through the stages of transcription, coding, grouping, comparing and contrasting, ensuring the validity and validity of the data is carried out using technical triangulation and source triangulation. The results show that establishing a Pesantren Owned Enterprise (BUMP) is necessary to maintain the financial stability of Islamic boarding schools and not rely solely on the government budget and donations from donors (community). The Pondok Modern Business Entity (BUPM) managed by PM Al-Jauhar Riau was officially established in 2018, but before that this Islamic boarding school had only managed business entities such as canteens and laundry. However, over time it has been able to build business units engaged in the food sector to fashion. The existence of this business unit is very helpful in increasing the economy of Islamic boarding schools which are used for operational development and renovating existing facilities. Hadirnya penelitian ini bertuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai pengelolaan Badan Usaha Miliki Pesantren (BUMP) yang dikelola oleh Pondok Modern Al-Jauhar dengan istilah Badan Usaha Pondok Modern (BUPM). Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu berkontribusi serta memberikan sumbangsih dalam pengembangan ilmu pengetahuan khususnya keilmuan tentang manajemen pendidikan islam yang berfokus pada pengelolaan pondok pesantren, memeberikan manfaat bagi pembaca dan memberikan referensi tambahan bagi peneliti selanjutnya dengan tema yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif eksploratif dengan model participant research, menelaah secara langsung fenomena dilapangan secara natural setting. Perolehan data dengan cara observasi, wawancara, serta dokumentasi. Subjek penelitian yang dipilih sesuai dengan kriteria 3M (mengetahui, memahami, mengalami), melakukan wawancara dengan model snowball sampling. Analisis data yang telah diperoleh melalui tahapan transcript, coding, grouping, comparing dan contrasting, memastikan keabsahan dan validitas data dilakukan dengan menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan bahwasannya membangun Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP) perlu adanya untuk menjaga stabilitas keuangan pesantren dan tidak hanya bertumpu pada anggaran pemerintah serta sumbangan para donatur (masyarakat). Badan Usaha Pondok Modern (BUPM) yang dikelola oleh PM Al-Jauhar Riau telah didirikan secara resmi pada tahun 2018 silam, akan tetapi sebelum itu pesantren ini telah mengelola badan usaha seperti kantin dan loundry saja. Namun seiring berjalannya waktu telah mampu membangun unit usaha yang bergerak pada sektor makanan hingga fashion. Dengan adanya unit usaha tersebut sangat membantu meningatkan perekonomian pesantren yang digunakan untuk pembangunan operasional serta merenovasi sarana yang telah ada.
Inovasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran Adelia muhanam; Siti Munfiatik; Siti Nurfaizah
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i1.21

Abstract

ABSTRACT This study aims to find out the innovations that have been or will be carried out in the independent curriculum to improve the quality of learning, this research itself uses library research literature research, As many of us already know that the independent curriculum is an adaptation or enhancement and innovation from the k13 curriculum adaptation and innovation are two very important things in welcoming the Merdeka Belajar curriculum. Adaptation is needed so that madrasah can adapt to changes in the curriculum applied, while innovation is an effort to form something new and not in harmony with the previous curriculum. The Merdeka Curriculum was developed as a more flexible curriculum framework, while focusing on essential materials and the development of character, competence and quality of learning for students. Keyword: Innovation, Independent Curriculum, Quality Improvement
Inovasi Pemikiran Pendidikan KH. Ahmad Dahlan Rosa Kamelia
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i1.22

Abstract

Pemikiran inovatif KH. Ahmad Dahlan dalam pendidikan menandai modernisasi pendidikan Islam di Indonesia, beralih dari sistem pesantren tradisional ke sistem yang menggabungkan pendidikan agama dan pengetahuan umum. Dalam menghadapi tantangan globalisasi, KH. Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah, organisasi yang memainkan peran penting dalam reformasi pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk mengeksplorasi kontribusi KH. Ahmad Dahlan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH. Ahmad Dahlan memperkenalkan metode pengajaran baru, memperbarui tujuan pendidikan untuk mengintegrasikan ilmu agama dan umum, serta mereformasi struktur kelembagaan dan fasilitas pendidikan. Konsep pendidikan yang diusung oleh KH. Ahmad Dahlan tetap relevan hingga saat ini, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional untuk menciptakan individu yang cerdas, religius, dan berakhlak mulia. Melalui Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan telah memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia, membuktikan bahwa pendidikan Islam dapat beradaptasi dengan perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Manajemen Pembiayaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan : Studi Kasus Pada Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah As'adut Tabi'in
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i1.23

Abstract

Lembaga pendidikan tinggi swasta pada umumnya diselenggarakan oleh kelompok masyarakat dimana pembiayaan terkait penyelenggaraan pendidikan ditanggung secara swadaya. walaupun demikian pada dasarnya pembiayaan pendidikan juga merupakan tanggungjawab pemerintah baik pusat maupun daerah. STAI Madinatun Najah Rengat merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi keagamaan swasta dibawah naungan Kopertais 12 Riau dan Kepulauan Riau, yang konsisten dalam menciptakan pendidikan yang bermutu. Tujuan penelitian ini bermaksud untuk medeskripsikan bagaimana manajemen pembiayaan yang dilakukan STAI Madinatun Najah sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dimana data diperoleh dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa STAI Madinatun Najah melakukan manajemen pembiayaan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan secara umum terdiri dari dua jenis, yaitu: 1) Pemberian berbagai keringan pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa 2) Pemberian reward pada dosen dalam melaksanakan Tri Dharma perguruan Tinggi.
Inovasi Tes Maharah Kalam Berbasis penilaian Kurikulum Merdeka pada Buku durus Al- lughah Al- arabiyah Jilid 1 Sinta Sari; Muhammad Sayuti; Tasya Ayu
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i2.25

Abstract

The purpose of the Independent Curriculum-Based Maharah Kalam Test Innovation is to provide students with an understanding of learning and be able to improve maharah kalam. The method in this study uses a descriptive qualitative approach. This research uses descriptive qualitative type, which describes and analyzes phenomena, social activities, attitudes, beliefs, perceptions, thoughts of people as well as individuals and groups. The results in this study are based on the researcher's analysis, the form of instructions in the table above is given repeatedly in each chapter. So that the Arabic language books have the same order of questions in each chapter, especially in the Maharha Kalam. The innovation provided by the researcher is the making of a Maharah Kalam test assessment using the Smart Apps Application. where in the application the researcher made Hiwar which was presented then immediately there was a question test related to Maharah Kalam which was written by the researcher.
Inovasi Tes Maharah Kalam Berbasis penilaian Kurikulum Merdeka pada Buku durus Al- lughah Al- arabiyah Jilid 1 Sinta Purnama Sari; Muhammad Sayuti; Tasha Ayu Azzahra
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i1.26

Abstract

The purpose of the Independent Curriculum-Based Maharah Kalam Test Innovation is to provide students with an understanding of learning and be able to improve maharah kalam. The method in this study uses a descriptive qualitative approach. This research uses descriptive qualitative type, which describes and analyzes phenomena, social activities, attitudes, beliefs, perceptions, thoughts of people as well as individuals and groups. The results in this study are based on the researcher's analysis, the form of instructions in the table above is given repeatedly in each chapter. So that the Arabic language books have the same order of questions in each chapter, especially in the Maharha Kalam. The innovation provided by the researcher is the making of a Maharah Kalam test assessment using the Smart Apps Application. where in the application the researcher made Hiwar which was presented then immediately there was a question test related to Maharah Kalam which was written by the researcher.