Pudak merupakan makanan tradisional khas Gresik yang dikemas menggunakanpelepah pinang (ope) sebagai identitas budaya. Namun, kemasan tradisional ini dinilaikurang praktis dan kurang menarik bagi konsumen modern, khususnya generasimuda. Penelitian ini bertujuan merancang desain kemasan sekunder yang fungsional,modern, dan tetap mempertahankan nilai tradisional produk. Metode yang digunakanadalah dokumentasi, wawancara dengan pemilik usaha, serta penerapan pendekatanATUMICS untuk menggabungkan elemen budaya dan modernitas. Hasil perancanganberupa desain kemasan berbentuk setengah lingkaran dengan slot individual,menggunakan visual etnik seperti ilustrasi pohon pinang dan warna krem-coklat.Desain ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk sebagai oleh-oleh,memudahkan transportasi, dan memperkuat identitas lokal Pudak Gresik. Simpulandari perancangan ini adalah desain kemasan sekunder berperan penting dalammeningkatkan nilai jual serta pelestarian budaya lokal.
Copyrights © 2025