Artikel ini membahas pemikiran Anton Bakker mengenai metafisika, hakikat wujud, dan sumber pengetahuan melalui penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan. Kajian dilakukan dengan menganalisis karya-karya Bakker menggunakan pendekatan konseptual dan hermeneutis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bakker memahami realitas sebagai struktur berjenjang yang terdiri atas dimensi fisik, psikis, dan spiritual. Hakikat wujud bersifat relasional, dinamis, dan sarat nilai sehingga tidak dapat direduksi pada aspek material semata. Dalam epistemologi, Bakker menekankan integrasi tiga sumber pengetahuan empiris, rasional, dan intuitif yang bekerja secara saling melengkapi. Ia juga menolak dikotomi subjek objek dan menegaskan bahwa pengetahuan muncul dari interaksi aktif antara keduanya. Temuan ini menunjukkan bahwa pemikiran Bakker relevan bagi pengembangan filsafat ilmu karena menawarkan pendekatan yang lebih holistik, humanis, dan bernilai.
Copyrights © 2025