Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat masyarakat untuk menghadiri kegiatan yang diadakan oleh majelis taklim karena kegiatan hanya terfokus pada metode lama seperti yasinan dan wirid pengajian rutin. Tidak adanya variasi atau metode baru yang digunakan membuat masyarakat kurang berminat terhadap apa yang disampaikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan informan utama Ibu Yelvita Maria sebagai ketua Majelis Taklim Masjid Mukhlisin. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Majelis Taklim Masjid Mukhlisin dalam mendakwahkan syariat Islam masih belum optimal karena tidak ada metode khusus yang digunakan. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengajian rutin, tadarrus, shalat berjamaah, menyantuni anak yatim dan fakir miskin, memperingati hari besar Islam, serta takziah dan ziarah kubur.
Copyrights © 2025