Mesin Cold Saw di PT. Krakatau Baja Konstruksi memiliki peran penting dalam proses pemotongan baja, namun sering mengalami gangguan yang menyebabkan downtime produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen yang sering mengalami kerusakan dan memberikan rekomendasi strategi perawatan preventif guna meningkatkan efisiensi operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, observasi langsung, analisis catatan harian selama 40 hari kerja, dan pemetaan frekuensi kerusakan menggunakan Diagram Pareto. Hasil penelitian menunjukkan empat komponen utama, yaitu saw blade, translation, roll table exit, dan stopper, menyumbang 73,21% dari total kerusakan. Secara rinci, saw blade mengalami 21 insiden (37,50%), translation 10 insiden (17,86%), serta roll table exit dan stopper masing-masing 5 insiden (8,93%). Rekomendasi preventive maintenance meliputi penggantian terjadwal, pelumasan rutin, serta inspeksi dan kalibrasi berkala. Dengan penerapan strategi perawatan yang sistematis, frekuensi kerusakan dapat dikurangi sehingga downtime menurun, produktivitas meningkat, dan biaya operasional dapat ditekan.
Copyrights © 2025