Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Determinan Struktur Modal Antara Tangibility, Sales Growth, Business Risk, Dan Operating Leverage Pada Perusahaan Property Dan Real Estate Hamdani, Hamdani; Febrianto, Hendra Galuh; Fitriana, Amalia Indah; Nurholisoh, Nurholisoh
Balance Vocation Accounting Journal Vol 8, No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/bvaj.v8i2.13107

Abstract

Tangibility, Sales Growth, Businees Risk, dan Operating Leverage Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Sektor Property dan Real Estate di BEI Tahun 2017-2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis asosiatif. Pengumpulan data sekunder diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh perusahaan sektor Property dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan metode purposive sampling. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, diperoleh 13 perusahaan dari 80 perusahaan sektor Property dan Real Estate. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) secara parsial Tangibility tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap struktur modal. 2) Sales Growth berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal. 3) Businees Risk berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal. 4) Operating Leverage tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap struktur modal. 5) Hasil uji simultan pengaruh Tangibility, Sales Growth, Businees Risk, dan Operating Leverage berpengaruh dan signifikan terhadap struktur modal.
Penguatan Budaya Literasi Melalui Optimalisasi Perpustakaan Sekolah di Desa Drangong, Kota Serang, Banten Maria, Vera; Syahputri, Aldira Diandra; Naifah, Amalia Maharani; Syahbani, Daffa Dzaky; Rajagukguk, Fransiscus Corinstio; Andhika, Hilmi Zaki; Nazliyah, Ira; Ramadhan, Muhammad Dzaki Jhon; Hamidah, Nasywa; Permata, Nuraisyah Safety; Nurholisoh, Nurholisoh; Ramdhani, Puan Nayla; Qolbu, Tubagus Rifki Wisena
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2871

Abstract

Penguatan budaya literasi di era digital menjadi tantangan, terutama di daerah dengan keterbatasan fasilitas seperti Desa Drangong, Kota Serang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan fungsi perpustakaan sekolah sebagai pusat literasi yang menarik dan berkelanjutan. Melalui observasi, pelatihan, penyediaan bahan bacaan, dan kegiatan literasi seperti pojok baca dan lomba menulis, kegiatan ini berhasil meningkatkan minat baca siswa dan kapasitas pengelolaan perpustakaan. Program ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan akademisi dalam membangun budaya literasi sejak dini.
UNCOVERING THE BARRIERS TO TEACHING FACTORY IMPLEMENTATION IN MACHINING VOCATIONAL SCHOOLS Nurholisoh, Nurholisoh; Putra, Ricky Cahyasari; Ikhsanudin, Ikhsanudin
Journal of Mechanical Engineering Education (Jurnal Pendidikan Teknik Mesin) Vol 12, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v12i2.87140

Abstract

The implementation of the Teaching Factory in Vocational High Schools (SMK) specializing in Machining Engineering is crucial for bridging the gap between schools and industry; however, its application still faces various challenges. This study aims to identify the barriers to Teaching Factory implementation in SMK Machining Engineering programs. The method employed is a Systematic Literature Review (SLR) with a descriptive qualitative approach, analyzing six scientific articles published between 2020 and 2025, selected through the PRISMA protocol. The results indicate that the main barriers lie in managerial aspects (67%), workshop/laboratory facilities (50%), human resources (50%), learning patterns and promotion (33%), as well as products and industry collaboration (17%). Managerial barriers are the most dominant. In conclusion, the implementation of Teaching Factory in SMK Machining Engineering remains suboptimal and requires strengthened management, improved human resources, enhanced facilities, and stronger industry collaboration to support sustainable production-based learning. Therefore, it is recommended to establish a Teaching Factory management team, and develop a data-based evaluation system.
Preventive Maintenance Mesin Cold Saw di PT. Krakatau Baja Konstruksi Nurholisoh, Nurholisoh; Ikhsanudin, Ikhsanudin; Suhardi, Suhardi
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 5, No 2 (2025): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v5i2.93

Abstract

Mesin Cold Saw di PT. Krakatau Baja Konstruksi memiliki peran penting dalam proses pemotongan baja, namun sering mengalami gangguan yang menyebabkan downtime produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen yang sering mengalami kerusakan dan memberikan rekomendasi strategi perawatan preventif guna meningkatkan efisiensi operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, observasi langsung, analisis catatan harian selama 40 hari kerja, dan pemetaan frekuensi kerusakan menggunakan Diagram Pareto. Hasil penelitian menunjukkan empat komponen utama, yaitu saw blade, translation, roll table exit, dan stopper, menyumbang 73,21% dari total kerusakan. Secara rinci, saw blade mengalami 21 insiden (37,50%), translation 10 insiden (17,86%), serta roll table exit dan stopper masing-masing 5 insiden (8,93%). Rekomendasi preventive maintenance meliputi penggantian terjadwal, pelumasan rutin, serta inspeksi dan kalibrasi berkala. Dengan penerapan strategi perawatan yang sistematis, frekuensi kerusakan dapat dikurangi sehingga downtime menurun, produktivitas meningkat, dan biaya operasional dapat ditekan.