Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal, pertumbuhan penjualan dan tingkat inflasi terhadap harga saham. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan-perusahaan pada sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2019 hingga tahun 2023. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan dari setiap perusahaan mengggunakan teknik purposive sampling dengan hasil sampel sebanyak 6 perusahaan dan data yang terkumpul sebanyak 30 observasi. Analisa hasil penelitian menggunakan teknik analisis regresi linier yang dibantu menggunakan perangkat lunak Eviews 12 Student Version Lite. Hasil penelitian menunjukan bahwa model yang terbaik adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur modal, pertumbuhan penjualan dan tingkat inflasi berpengaruh secara simultan terhadap harga saham, sedangkan secara parsial struktur modal berpengaruh terhadap harga saham, pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap harga saham dan tingkat inflasi tidak berpengaruh terhadap harga saham.
Copyrights © 2026