Industri digital printing di Indonesia didominasi oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dituntut untuk memiliki alur kerja produksi yang efisien guna memenuhi kebutuhan layanan yang cepat dan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas workflow dalam proses pemesanan dan produksi banner pada B21 Digital Printing Gresik serta mengidentifikasi potensi perbaikan untuk meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode campuran kualitatif dan kuantitatif melalui observasi langsung, wawancara, dan pengukuran waktu proses produksi. Analisis dilakukan melalui pemetaan alur kerja (business process mapping) dengan meninjau lead time, processing time, waiting time, pemanfaatan kapasitas mesin, serta variabilitas proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workflow produksi banner telah berjalan secara sistematis dan mampu memenuhi estimasi waktu layanan yang ditetapkan perusahaan. Namun, waktu tunggu masih menjadi komponen dominan dalam pembentukan lead time produksi, terutama pada tahap pra-cetak, pengeringan, dan finishing. Tingkat pemanfaatan kapasitas mesin menunjukkan adanya variasi penggunaan yang berpotensi mempengaruhi stabilitas aliran kerja. Secara keseluruhan, workflow produksi banner dapat dikategorikan efisien, dengan peluang perbaikan minor yang difokuskan pada pengurangan waktu tunggu dan penyeimbangan beban kerja guna meningkatkan efisiensi operasional secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi operasional bagi UMKM digital printing sejenis dalam mengelola variasi layanan dan kapasitas produksi secara lebih efektif. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan pengelolaan workflow produksi berbasis analisis proses pada industri digital printing skala UMKM.
Copyrights © 2026