Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran agama merespons perkembangan media teknologi yang semakin masif di abad ke-21. Perkembangan ini ditandai oleh munculnya berbagai wacana yang menekankan subjektivitas dan agensi, tidak hanya pada manusia, tetapi juga pada entitas non-manusia. Dalam konteks tersebut, kemajuan teknologi kerap memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana aspek religius dan spiritual dimaknai serta disikapi. Kajian ini berangkat dari pertanyaan tentang bagaimana tarnsformasi spiritualitas dapat dipahami sebagai relasi yang bersifat agensial antara manusia dan non-manusia. Tujuannya adalah menganalisis sejauh mana kajian religi dan media teknologi dapat dimaknai sebagai hubungan relasional yang membentuk transformasi spiritual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis tekstual dan visual. Data utama meliputi analisis film Avatar, wacana pascahumanisme, serta kajian religi dan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama dan teknologi merupakan dua aspek yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan, serta membuka pemahaman baru tentang spiritualitas sebagai relasi agensial yang melampaui hubungan antarmanusia.
Copyrights © 2026