Pendidikan di abad 21 menuntut pengembangan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis respons siswa terhadap e-modul berbasis problem solving dalam pembelajaran matematika materi Bentuk Aljabar. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dilakukan pada 48 siswa kelas VII SMP Negeri 2 Godean, Yogyakarta, dengan pembagian 16 siswa untuk uji skala kecil dan 32 siswa untuk uji skala besar. Data dikumpulkan menggunakan angket Skala Likert (1-5) yang menilai lima aspek:(1) kualitas isi dan tujuan, (2) kualitas teknik, (3) kualitas pembelajaran, (4) penggunaan bahasa, dan (5) ketertarikan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor 37,875 (kategori "Sangat Baik") pada uji skala kecil dan 38,125 (kategori "Sangat Baik") pada uji skala besar. Temuan ini membuktikan bahwa e-modul berbasis problem solving mendapatkan respons positif dari siswa dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran matematika. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan media pembelajaran digital yang mendukung kemandirian belajar dan berpikir kreatif siswa.
Copyrights © 2026