Latar Belakang: Andikpas di LPKA Kelas II Bandar Lampung memiliki risiko tinggi penularan skabies akibat hunian padat, sanitasi yang terbatas, dan kurangnya kebersihan diri (personal hygiene). Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku hidup bersih untuk menekan angka kejadian skabies. Metode: Kegiatan dilakukan melalui lima tahapan: koordinasi dan persiapan materi, skrining gejala skabies, penyuluhan kesehatan interaktif, peningkatan sanitasi lingkungan kamar hunian, serta penanganan kasus melalui pengobatan topikal. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat yaitu terdapat peningkatan pemahaman andikpas yang signifikan mengenai pencegahan skabies. Peserta menunjukkan perubahan perilaku nyata, seperti kedisiplinan mandi, rutin mengganti pakaian/sprei, serta tidak lagi berbagi barang pribadi. Kebersihan fasilitas bersama dan kamar hunian juga meningkat secara drastis. Program edukasi berbasis sanitasi dan personal hygiene efektif meningkatkan derajat kesehatan andikpas. Keberlanjutan program memerlukan monitoring berkala dan penguatan peran kader kebersihan di lingkungan LPKA.
Copyrights © 2025