Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

FACTORS INFLUENCING MANAGEMENT STUDENTS’ UNDERSTANDING THE ENGLISH TERMINOLOGY IN MANAGEMENT REPORTS Marpurdianto, Kharis; Hardono
Srawung: Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 2 Issue 2 (2023)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/jssh.v2i2.349

Abstract

The communication is very important in business. The good communication between producers, distributors, and consumers will increase the effectiveness of entrepreneurial activities. This research aims to examine the factors which affected management students’ understanding of English terminology in Management reports. The qualitative descriptive analysis is used in this research since it aims to describe a phenomenon and its characteristics. The sample population in this research consists of 151 students enrolled in first semester of 2022-2023 academic year at Management Department of Economics and Business faculty at Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Based on the research result, the management students’ ability to comprehend the English vocabulary used in business reports depends on several things, including students’ limited command of English, their desire to learn English to support their comprehension of foreign languages, and their limited access to sources of information about the English terms used in business reports. The most effective way to understanding English terminology in management report is to translate the English terminology into the local tongue using cultural factors, context, and translation techniques to produce word harmonization in local tongue.
Pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) Melalui Media Buku Pintar Elektronik Terhadap Perawatan Diri Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Sanggi Kabupaten Tanggamus Asrindo, Kiky; Wardoyo, Eko; Hardono; Amirudin, Ikhwan
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup dan tidak bisa disembuhkan akan tetapi bisa dikontrol agar tidak terjadi komplikasi. Diperlukan komitmen bagi penderita diabetes melitus untuk bisa mengontrol dan juga melakukan perawatan diri yang baik terhadap diabetes melitus yang dialaminya. Salah satu strategi yang dapat dilakukan dalam memengaruhi komitmen penderita diabetes melitus yaitu melalui edukasi. Salah satu bentuk edukasi yang dapat diberikan pada klien dengan DM tipe II adalah diabetes self management education (DSME) melalui media buku pintar. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah diketahui pengaruh diabetes self management education (DSME) melalui media buku pintar elektronik terhadap perawatan diri penderita diabetes melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Sanggi Kabupaten Tanggamus. Metode: Jenis peneltian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre eksperimen one-group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semuanya menderita diabetes melitus tipe II dan tinggal di daerah yang dilayani oleh Puskesmas Sanggi di Kabupaten Tenggamus dengan sampel sebanyak 18 yang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji t-test. Hasil: Hasil penelitian diketahui rata-rata perawatan diri penderita diabetes melitus tipe II sebelum DSME education melalui buku pintar elektronik adalah 63,2 dan sesudah DSME education melalui buku pintar elektronik adalah 81,1. Ada pengaruh diabetes self management education melalui media buku pintar elektronik terhadap perawatan diri penderita diabetes melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Sanggi Kabupaten Tanggamus (p-value = 0,000). Simpulan: Saran bagi tenaga kesehatan sebagai suatu program promosi kesehatan secara berkala untuk meningkatkan kemampuan perawatan diri klien DM tipe II sekaligus meningkakan kepatuhan perawatan kaki.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Jendral Ahmad Yani Metro Provinsi Lampung Nafsiyah, Zakiyatun; Susanto, Giri; Wardoyo, Eko; Hardono
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i4.645

Abstract

Pendahuluan: Kualitas tidur merupakan fenomena yang kompleks karena memiliki banyak aspek seperti penilaian pada latensi tidur, durasi tidur, efisiensi tidur, gangguan tidur, penggunaan obat dan disfungsi siang hari. Kualitas tidur pada pasien hemodialisis sering buruk, dipengaruhi oleh faktor seperti usia, kecemasan, kelelahan fisik, pruritus uremik, dan penyakit penyerta seperti diabetes serta hipertensi. Gangguan tidur ini dapat menurunkan kualitas hidup dan kesehatan pasien, meningkatkan risiko komplikasi jangka panjang. Tujuan: penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik yang menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Jend Ahmad Yani Metro tahun 2024 yang berjumlah 90 pasien. Instrumen yang digunakan berupa observasi dan kuesioner, uji data penelitian ini menggunakan uji Gamma. Hasil: Hasil penelitian analisis menunjukkan hubungan signifikan antara beberapa faktor dan kualitas tidur pasien hemodialisis. Usia dengan p-value 0.002 selanjutnya kelelahan fisik, tingkat kecemasan, pruritus uremik, dan keberadaan komorbiditas semuanya berpengaruh terhadap kualitas tidur, dengan p-value masing-masing 0.001. Kesimpulan: Disarankan tenaga kesehatan sebaiknya memperhatikan faktor-faktor ini dalam perawatan, sementara pasien disarankan mengelola kecemasan dan kelelahan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan intervensi yang dapat meningkatkan kualitas tidur pasien.
Fighting Against Deforestation: Ecofeminism in Luh Ayu Manik Mas Hero of the Forests Kusuma Wardhani, Yanuaresti; Pertiwi, Yudhanita; Hardono
International Journal of Educational and Life Sciences Vol. 2 No. 5 (2024): May 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijels.v2i5.1832

Abstract

Deforestation is a serious threat for all creatures on earth. As its impacts may destroy various sectors, some women concern to the issue of that environmental damage. They bring the spirit of ecofeminism. This paper aims to discuss ecofeminism concept in a pictorial teen story Luh Ayu Manik Mas: Hero of the Forests. Based on its setting, Luh Ayu Manik as the Balinese girl, fights against deforestation and tries to do reforestation in Bali. Her sense of nurturing for environment is inspired by ecofeminism and Balinese environmental values. This analysis uses ecofeminism concept by Vandana Shiva and qualitative methods. The results are that patriarchy tends to triggers deforestation, while as a young lady, Luh Ayu Manik struggles to eradicate deforestation. She proves that woman is able to empower herself to fight against patriarchy that harm the environment.
PENCEGAHAN DAN PENANGANAN SKABIES MELALUI PENINGKATAN SANITASI DAN PERSONAL HYGIENE Wisnu Sadhana; Hardono; Irsulin, Adhina Elda
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/y2wbkt10

Abstract

Latar Belakang: Andikpas di LPKA Kelas II Bandar Lampung memiliki risiko tinggi penularan skabies akibat hunian padat, sanitasi yang terbatas, dan kurangnya kebersihan diri (personal hygiene). Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku hidup bersih untuk menekan angka kejadian skabies. Metode: Kegiatan dilakukan melalui lima tahapan: koordinasi dan persiapan materi, skrining gejala skabies, penyuluhan kesehatan interaktif, peningkatan sanitasi lingkungan kamar hunian, serta penanganan kasus melalui pengobatan topikal. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat yaitu terdapat peningkatan pemahaman andikpas yang signifikan mengenai pencegahan skabies. Peserta menunjukkan perubahan perilaku nyata, seperti kedisiplinan mandi, rutin mengganti pakaian/sprei, serta tidak lagi berbagi barang pribadi. Kebersihan fasilitas bersama dan kamar hunian juga meningkat secara drastis. Program edukasi berbasis sanitasi dan personal hygiene efektif meningkatkan derajat kesehatan andikpas. Keberlanjutan program memerlukan monitoring berkala dan penguatan peran kader kebersihan di lingkungan LPKA.
Nursing Care for Mr. M with a Diagnosis of Hypertension Using Innovative Finger Grip Relaxation Therapy at Ruwa Jurai Bhayangkara Hospital Rismalia; Hardono; Sugiarto
INDOGENIUS Vol 5 No 1 (2026): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v5i1.830

Abstract

Background & Objective: According to the WHO, hypertension remains a major problem, affecting 22% of the world's population. In Indonesia, an estimated 63,309,620 people suffer from hypertension, with a mortality rate of 427,218 deaths. The most common signs and symptoms experienced by people with hypertension when their blood pressure rises include headaches and pain in the back of the neck or nape. The purpose of this study was to provide nursing care to patients with hypertension using Finger Grip Relaxation Therapy as an intervention to reduce pain. Method: This study used a nursing care approach that focused on nursing actions for individuals with hypertension who complained of pain at the Ruwa Jurai Bhayangkara Hospital. Data collection used physical examination tools, KMB assessment forms, numerical scales, and the Finger Grip Relaxation Therapy SOP. Result: Based on the results of the intervention over 3 days, the pain scale decreased from 4 to 1. Conclusion: This therapy was proven effective in reducing pain.