Industri mikro olahan minuman kopi di Dayeuhkolot memiliki potensi ekonomi yang besar, namun masih menghadapi tantangan dalam pemahaman dan pemenuhan sertifikasi halal. Rendahnya awareness pelaku usaha terhadap pentingnya sertifikasi halal, baik dari aspek regulasi maupun nilai tambah produk, berdampak pada terbatasnya daya saing dan kepercayaan konsumen. Salah satu mitra dalam kegiatan ini adalah Jouska Coffee, yang merepresentasikan karakteristik industri mikro kopi di wilayah tersebut. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesiapan, dan kemampuan pelaku usaha dalam memperoleh sertifikasi halal melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan yang terstruktur. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, diskusi interaktif, serta pendampingan berkelanjutan selama tiga bulan. Materi meliputi pengenalan konsep halal, regulasi sertifikasi halal, identifikasi bahan dan proses produksi, serta penyusunan dokumen pendukung pengajuan sertifikasi halal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan awareness pelaku usaha terhadap pentingnya sertifikasi halal, yang tercermin dari perubahan pemahaman dan komitmen dalam menjaga kehalalan produk. Selain itu, setelah tiga bulan pelaksanaan program, diperkirakan peningkatan profit sebesar 10-30% dengan rata-rata 19,4%, yang dipengaruhi oleh meningkatnya kepercayaan konsumen dan citra produk. Program ini memberikan manfaat nyata bagi penguatan kapasitas industri mikro kopi dan berpotensi menjadi model pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM sektor pangan dan minuman.
Copyrights © 2026