Sebagian lembaga pendidikan Al-Qur’an di daerah homogen masih berfokus pada aspek kognitif (membaca dan menghafal), sementara aspek sosial dan dakwah moderat seringkali belum menjadi perhatian utama. Hal ini menyebabkan potensi besar LPQ dalam membangun harmoni sosial belum sepenuhnya tereksplorasi. Dalam konteks ini, diperlukan upaya penguatan manajemen lembaga pendidikan Al-Qur’an yang berorientasi pada nilai-nilai dakwah Islam rahmatan lil ‘alamin. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis program pengabdian kepada masyarakat (PKM) berupa Workshop Manajemen Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Berbasis Multikultural di Yayasan Nurul Muwahhid Bali. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa manajemen lembaga pendidikan Al-Qur’an di Yayasan Nurul Muwahhid Bali berhasil mengintegrasikan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah secara seimbang dalam tata kelola kelembagaan. Integrasi nilai-nilai tersebut menjadikan lembaga tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an, tetapi juga sebagai agen pemelihara kerukunan dan moderasi beragama.
Copyrights © 2026