Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi yang digunakan oleh pimpinan Bank Sampah Perumahan Griya Bunga Asri, Gunung Sindur, Bogor dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mendukung program Bank Sampah Mutiara Madani. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat partisipasi warga meskipun program pengelolaan sampah berbasis masyarakat telah berjalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi aktivitas bank sampah dan komunikasi pimpinan dengan warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pimpinan bank sampah menerapkan gaya komunikasi demokratis dan persuasif sebagai strategi utama dalam membangun kesadaran warga. Gaya komunikasi ini ditunjukkan melalui keterbukaan dalam dialog, penggunaan bahasa yang mudah dipahami, pendekatan emosional, serta pemberian contoh langsung dalam praktik pengelolaan sampah. Pimpinan juga aktif membangun hubungan interpersonal dan menciptakan suasana komunikasi yang inklusif, sehingga warga merasa dihargai dan termotivasi untuk berpartisipasi. Namun, beberapa kendala masih dihadapi, seperti kurangnya pemahaman warga mengenai manfaat jangka panjang program bank sampah dan adanya persepsi bahwa kegiatan tersebut membebani. Oleh karena itu, gaya komunikasi perlu dipadukan dengan pendekatan edukatif yang lebih intensif dan kolaboratif antar pemangku kepentingan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya komunikasi pimpinan memiliki peran signifikan dalam mendorong partisipasi masyarakat, dan merekomendasikan pelatihan komunikasi bagi pengelola bank sampah sebagai bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat.
Copyrights © 2026