Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategi Komunikasi Bisnis PT. Nusa Selaras Indonesia (Nu Skin) dalam Meningkatkan Pejualan Sitorus, Amalia Azmi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.109 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i3.1790

Abstract

Setiap perusahaan pasti mempunyai strategi dalam menjalankan visi dan misi perusahaan maupun organisasinya. Dalam pengaplikasian strategi dibutuhkan komunikasi bisnis yang mumpuni agar strategi berjalan secara efektif dalam mewujudkan tujuan dan visi misi perusahaan/organisasi. Begitupun dengan PT. Nusa Selaras Indonesia. Jenis penelitian ini menggunakan Kualitatif, penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian secara holistik dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah melalui deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah. Dengan terciptanya komunikasi bisnis yang tepat, membuat bisnis dan penjualan Nu Skin terus Berjaya dan stabil hingga kini. Dari kedua wawancara tersebut dapat simpulkan strategi komunikasi bisnis yang dilakukan Nu Skin cukup ampuh terlihat dari kepuasan konsumen menggunakan produk Nu Skin dan merasa nyaman dengan pola komunikasi bisnis yang dilakukan Nu Skin. Terlihat Nu Skin juga mengutamakan kenyamanan pada pelanggan dari komunikasi bisnis yang terjalin mulai dari para leader sukses, member hingga konsumen. Namun tidak dipungkiri bahwa strategi komunikasi bisnis yang dijalankan mengalami dinamika dalam penerapannya, dan Nu Skin sendiri mengakui bahwa perlu nya mengikuti perkembangan zaman sehingga cara dan pola komunikasi yang diterapkan Nu Skin terus berkembang sesuai kemajuan zaman.
Sosialisasi Tentang Literasi Media Dalam Mengantisipasi Penyebaran Informasi Sitorus, Amalia Azmi; Rakhmayanti, Risda; Puspitasari, Siska
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v3i2.67

Abstract

Abstract Social media is a new innovation in communication patterns which were initially one-way, namely from one source to another, then changed to being from several sources to several other sources. The crucial issue that is currently troubling in the digital era is the increasing prevalence of hoax information. Digital Literacy is the ability to search for information so that the information obtained is more accurate and when teenagers grow up they can be better directed. Digital literacy is not only limited to being able to use media, but rather the ability to analyze, disseminate or assess the information obtained. The purpose of this service is to explain the importance of media literacy in the problem of deliberately created hoaxes. The method used is through delivery of material and discussion. The result of this service is an increase in understanding of the importance of media literacy, so that students become more knowledgeable in selecting and disseminating information that is inversely proportional to existing facts, generating opinions, forming perceptions and testing the accuracy and intelligence of internet and social media users in reading. and receive information. The consequences resulting from the spread of hoax news itself are misunderstandings, misunderstandings, and even divisions between elements of society. Moreover, the younger generation has become active users on social media, creating vulnerability in the spread of hoax information. For this reason, it is necessary to provide information about media literacy to minimize hoaxes among young people who are students of SMA PGRI 3 Jakarta. Keywords: Digital; information; literacy; media.Abstrak Media sosial merupakan suatu inovasi baru dalam pola komunikasi yang pada awalnya bersifat satu arah yaitu dari satu sumber kepada sumber lain, kemudian berubah menjadi dari beberapa sumber kepada beberapa sumber lain. Persoalan krusial yang meresahkan saat ini di era digital adalah semakin marak informasi hoaks. Literasi Digital merupakan kemampuan dalam pencarian informasi menjadikan informasi yang didapat lebih akurat dan ketika remaja beranjak dewasa dapat diarahkan dengan lebih baik. Literasi digital tidak hanya sebatas dapat menggunakan media, tetapi lebih pada kemampuan menganalisis, mengevaluasi atau menilai informasi yang didapat. Tujuan pengabdian ini untuk menjelaskan tentang pentingnya literasi media pada masalah hoax yang dibuat secara sengaja. Metode yang digunakan melalui penyampaian materi dan diskusi. Hasil dari pengabdian ini adalah adanya peningkatan pemahaman tentang pentingnya literasi media, sehingga siswa-siswi menjadi paham teruata dalam memilih dan menyebarkan informasi yang berbanding terbalik dengan fakta yang ada, menggiring opini, membentuk persepsi serta menguji kecermatan serta kecerdasan pengguna internet dan media sosial dalam membaca serta menerima informasi. Akibat yang ditimbulkan dari penyebaran berita hoax itu sendiri adalah keributan, kesalahpahaman, hingga perpecahan antar elemen masyarakat. Terlebih generasi muda yang menjadi pengguna aktif di media sosial sehingga menimbulkan kerentanan dalam penyebaran informasi hoax. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi tentang literasi media untuk meminimalisir hoax kepada kaum muda yang merupakan siswa/siswi SMA PGRI 3 Jakarta. Kata-kata kunci:  Digital; informasi; literasi; media.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENULIS SCRIPTWRITING DAN PUBLIC SPEAKING PADA SISWA SEBAGAI PERSIAPAN MENGHADAPI DUNIA PROFESIONAL SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SWASTA (SMKS) LETRIS INDONESIA 1 SITORUS, AMALIA AZMI; SETIAWAN, MUHYIDDIN FANDA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.png.v2i2.52034

Abstract

Kemampuan menulis scriptwriting dan public speaking merupakan keterampilan esensial yang dibutuhkan dalam dunia profesional, terutama di era digital yang menuntut komunikasi efektif dan kreatif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan menulis scriptwriting dan public speaking pada siswa sebagai bentuk persiapan menghadapi dunia kerja.. Berdasarkan permasalahan yang terjadi maka perlu adanya upaya dalam memberikan pengetahuan kepada siswa tentang urgensi keterampilan menulis scriptwriting dan Public Speaking. Adapun metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalah tersebut adalah dengan mengadakan kegiatan sosialisasi kepada siswa- siswi SMK dan pemberian materi menulis Scripwritting dan Public Speaking. Sosialisasi dilaksanakan dengan pemberian materi berupa teknik berpresentasi, dan penggunaan bahasa tubuh. Materi ini dipaparkan oleh tim pelaksana yang terdiri dari dosen dan mahasiswa di lingkungan program studi Ilmu Komunikasi. Selain pemberian materi supaya siswa mengetahui dan memahami pentingnya keterampilan scriptwriting dan Public Speaking, tim pelaksana juga akan melakukan sedikit tes dan latihan kepada siswa di akhir sesi. Tujuan dari latihan ini adalah supaya siswa bisa berlatih dan mengaplikasikan apa yang mereka terima dan pahami. Diharapkan siswa bisa mengaplikasikan keterampilan scriptwriting dan Public Speaking hingga seterusnya
TATA KELOLA MEDIA SOSIAL YANG PROFESIONAL DAN BERDAMPAK SOSIAL DI MASJID JAMI AL-BAROKAH TANGERANG SELATAN SITORUS, AMALIA AZMI; Fanda Setiawan, Muhyiddin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.png.v3i1.54848

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Masjid Jami Al-Barokah Tangerang Selatan dengan fokus pada peningkatan tata kelola media sosial yang lebih profesional dan berdampak sosial. Permasalahan utama mitra adalah belum optimalnya penggunaan media sosial sebagai sarana dakwah dan informasi, ditandai dengan ketidakteraturan konten, minimnya strategi komunikasi digital, serta keterbatasan pengetahuan pengurus dalam pengelolaan visual dan pesan. Metode kegiatan meliputi pemetaan kebutuhan, pelatihan dasar komunikasi digital, praktik pembuatan konten, serta pendampingan intensif dalam penerapan strategi unggahan. Hasil PKM menunjukkan peningkatan kemampuan pengurus dalam merancang konten yang informatif, menarik, dan sesuai etika komunikasi digital. Selain itu, interaksi jamaah meningkat signifikan setelah adanya konsistensi unggahan dan perbaikan kualitas visual. Program ini membuktikan bahwa penguatan literasi digital di lingkungan masjid dapat meningkatkan efektivitas dakwah dan memperluas dampak sosial melalui media sosia.
Dinamika Blunder Komunikasi Politik dan Upaya Pemulihan Legitimasi: Analisis Citra DPR RI di Ruang Publik Sitorus, Amalia Azmi; Kusumajati, Hermin
Journal of Indonesian Rural and Regional Government Vol 9 No 2 (2025): Rural and Regional Government
Publisher : Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jirreg.v9i2.693

Abstract

Penelitian ini membahas dinamika blunder komunikasi politik yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan menganalisis upaya pemulihan legitimasi lembaga tersebut di ruang publik digital. Komunikasi politik merupakan aspek krusial dalam membangun legitimasi dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga politik. Namun, DPR RI kerap menghadapi krisis citra akibat pernyataan kontroversial, kebijakan yang tidak sensitif, serta strategi komunikasi yang kurang empatik dan reaktif terhadap isu publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan metode Analisis Wacana Kritis (Critical Discourse Analysis) untuk memahami konstruksi bahasa, simbol, serta narasi komunikasi DPR yang berdampak pada persepsi publik. Data diperoleh melalui wawancara dengan pakar komunikasi politik, analisis pemberitaan media, dokumen resmi DPR, serta observasi digital terhadap wacana di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blunder komunikasi politik DPR RI memperkuat persepsi negatif publik dan mengikis legitimasi lembaga secara berkelanjutan. Media sosial berperan sebagai katalis krisis dengan mempercepat viralitas isu dan memperluas dampaknya ke ranah nasional. Pembahasan menunjukkan bahwa upaya pemulihan legitimasi melalui klarifikasi dan penggunaan media digital masih bersifat simbolik, tidak diiringi tindakan korektif yang nyata, sehingga efektivitasnya rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa DPR RI perlu membangun strategi komunikasi politik yang berbasis pada etika, transparansi, dan partisipasi publik, serta mengembangkan protokol komunikasi krisis yang adaptif terhadap dinamika ruang digital agar mampu memulihkan kembali legitimasi dan kepercayaan masyarakat.
Implementasi Program Corporate Social Responsibility berbasis Sustainable di PT Energi Mega Persada Kusumajati, Hermin; Sitorus, Amalia Azmi
Journal of Indonesian Rural and Regional Government Vol 9 No 2 (2025): Rural and Regional Government
Publisher : Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jirreg.v9i2.695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Energi Mega Persada dalam kerangka kepatuhan terhadap regulasi, khususnya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 74 yang mengatur kewajiban CSR bagi perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya alam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program CSR PT Energi Mega Persada telah dilaksanakan sebagai bentuk pemenuhan kewajiban hukum sekaligus tanggung jawab sosial perusahaan. Program CSR terbagi dalam beberapa model: charity (bantuan siswa kurang mampu, sembako, santunan), philanthropy (konservasi mangrove, pembagian bibit), dan citizenship (pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan penghargaan). Temuan penting dari penelitian ini adalah bahwa program yang berorientasi pada keberlanjutan yang mengintegrasikan pengetahuan dan modal sosial lokal lebih efektif dalam menjembatani kesenjangan antara intervensi korporasi dan kebutuhan masyarakat. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran paradigma CSR dari bentuk simbolik menuju model keberlanjutan (sustainable CSR), yang menempatkan partisipasi komunitas sebagai dasar legitimasi dan arah kebijakan. Temuan ini menjadi dasar bagi perusahaan menimplementasiakan model CSR berkelanjutan yang tidak hanya patuh secara hukum, tetapi juga relevan secara sosial.