Dalam proses pengembangan kawasan pariwisata yang aman dan sehat, pihak pengembang tidak hanya mempersiapkan fasilitas yang mendukung namun sumberdaya manusianya harus didukung dengan pengetahuan pengelolaan objek wisata khususnya ketika menemukan kasus kegawatdaruratan di wilayah wisata atau sekitarnya. Masyarakat sekitar dituntut harus memiliki kemampuan dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan dengan berupa pembelajaran dengan penerapan sistem informasi dan administrasi pembelajaran penolong pertama (SIAPP) pada program edukasi bantuan hidup (BHD) dasar di SMKN 1 Sukadana Kayong Utara. Hasil pelaksanaan kegiatan didapatkan data terjadi peningkatan pengetahuan setelah melakukan pembelajaran dengan sistem informasi dan administrasi pembelajaran penolong pertama (SIAPP) pada program Edukasi BHD. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih siap untuk menyambut dinamika desa wisata yang ramai pengunjung dengan segala resiko kegawatdaruratan yang mungkin bisa terjadi.
Copyrights © 2026