Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan penting di Puskesmas Talise dengan proporsi kasus yang mencapai 300 kasus pada 2023, sementara deteksi dini belum optimal karena perbedaan kemampuan tenaga kesehatan yang dipengaruhi oleh pengalaman kerja. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja screening provider terhadap kemampuan deteksi dini anemia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan (dokter, perawat dan bidan) yang terlibat dalam menangani ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sehingga diperoleh sampel 42 responden. Variabel yang diteliti yakni lama kerja screening provider dan kemampuan deteksi dini anemia dan dianalisis menggunakan uji chi-square for trend sedangkan probabilitynya menggunakan Monte Carlo. Responden dengan lama kerja screening provider mayoritas berada pada kategori > 10 tahun (42.9%), dan mayoritas responden memiliki kemampuan deteksi anemia baik (59.5%). Hasil uji chi square for trend dengan nilai p = 0,043 (p < 0,05) sedangkan probability menggunakan Monte Carlo hasilnya p = 0,004 (p < 0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama kerja dan kemampuan deteksi dini anemia. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara lama kerja screening provider dengan kemampuan deteksi dini anemia.
Copyrights © 2026