Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah dengan nilai sistolik ≥130 mmHg atau diastolik ≥80 mmHg yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan dengan prevalensinya terus meningkat. Masyarakat di desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat dengan riwayat hipertensi masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai terapi relaksasi nafas sebagai terapi nonfarmakologi untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Edukasi kesehatan yang diterima masyarakat belum sepenuh nya optimal, sehingga teknik relaksasi napas dalam belum banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dengan hipertensi mengenai relaksasi nafas dalam sebagai salah satu strategi pengelolaan hipertensi. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta demonstrasi relaksasi napas dalam, yang melibatkan 20 peserta dengan riwayat hipertensi. Peserta diberikan penjelasan mengenai konsep relaksasi nafas dalam dan didampingin untuk mempraktikkan teknik secara langsung. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab , serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah edukasi dan penurunan tekanan darah. Dengan demikian, penyuluhan yang disertai demonstrasi relakasi napas dalam memberikan kontribusi positif dalam pengendalian hipertensi nonfarmaklogi.
Copyrights © 2026