Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi maraknya disinformasi di media sosial melalui kegiatan pendampingan literasi digital. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi tahap persiapan dan analisis kebutuhan, perancangan materi dan strategi, sosialisasi program, pelaksanaan edukasi, pelatihan, pendampingan intensif, simulasi dan praktik langsung, serta evaluasi dan refleksi bersama. Hasil kegiatan pendampingan literasi digital menunjukkan adanya peningkatan kesiapan masyarakat dalam menghadapi maraknya disinformasi di media sosial. Melalui proses edukasi yang berkelanjutan, masyarakat tidak hanya memperoleh pemahaman dasar mengenai literasi digital, tetapi juga mengalami perubahan pola pikir dalam menyikapi informasi secara lebih selektif, kritis, dan bertanggung jawab. Kemampuan untuk mengenali ciri-ciri informasi yang menyesatkan serta melakukan pengecekan kebenaran secara mandiri turut berkembang, sehingga masyarakat tidak lagi mudah mempercayai dan menyebarkan informasi tanpa pertimbangan. Selain itu, partisipasi dalam diskusi dan meningkatnya kepercayaan diri menunjukkan bahwa kegiatan ini berdampak pada aspek pengetahuan, sikap, dan kesadaran sosial. Secara umum, pendampingan ini berkontribusi dalam membentuk kebiasaan baru yang lebih bijak dalam penggunaan media sosial serta memperkuat fondasi budaya literasi digital yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Copyrights © 2026