Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas range of motion (ROM) terhadap risiko jatuh pada pasien post stroke non hemoragik di ruang rawat inap RSUD Mokopido Tolitoli. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi-experiment. Populasi dalam penelitian adalah pasien yang mengalami stroke non hemoragik selama Januari s.d September 2025 yang berjumlah 142 orang pasien. Sampel ditentukan dengan sampel minimal penelitian eksperimen yaitu 20 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat risiko jatuh pada responden sebelum dilakukan intervensi ROM sebagian besar adalah resiko tinggi dan setelah dilakukan intervensi ROM sebagian besar adalah resiko rendah, sedangkan hasil uji statistik T Test diperoleh p value 0,000 <0,05. Terdapat pengaruh aktivitas range of motion (ROM) terhadap risiko jatuh pada pasien post stroke non hemoragik di ruang rawat inap RSUD Mokopido Tolitoli Bagi pihak RSUD agar menjadikan intervensi ROM sebagai bagian dari standar pelayanan rehabilitasi bagi pasien stroke.
Copyrights © 2026