Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa kelas IX SMPN 1 Pajarakan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV ditinjau dari perbedaan gender. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan 27 siswa sebagai subjek awal yang nantinya dipilih menjadi 6 subjek utama berdasarkan tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes berbasis tahapan Polya yang dimodifikaasi dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,85% siswa berkemampuan tinggi, 33,33% sedang, dan 14,81% rendah. Secara kuantitatif, siswa laki-laki mendominasi kategori tinggi (9 orang), sementara siswa perempuan lebih banyak di kategori rendah (3 orang). Berdasarkan analisis tahapan Polya, siswa perempuan kategori tinggi lebih detail dan sistematis dalam pengerjaan dibandingkan laki-laki. Siswa berkemampuan sedang mengalami kendala pada ketelitian eliminasi dan pemeriksaan kembali. Sedangkan siswa berkemampuan rendah mengalami hambatan mendasar pada tahap memahami masalah dan menyusun rencana. Penelitian ini menyimpulkan adanya perbedaan karakteristik proses berpikir dan tingkat ketelitian antara laki-laki dan perempuan dalam memecahkan masalah matematika.
Copyrights © 2024