Mahasiswa profesi Ners rentan mengalami stres selama praktik klinik karena tuntutan kompetensi akademik yang tinggi, yang berdampak pada kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kualitas tidur dan beban akademik terhadap tingkat stres. Studi kuantitatif deskriptif analitik dengan desain cross-sectional ini melibatkan 81 mahasiswa profesi Ners melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan tiga kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman rho. Hasil menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dan tingkat stres serta antara beban akademik dan tingkat stres. Semakin buruk kualitas tidur dan semakin tinggi beban akademik, semakin tinggi tingkat stres mahasiswa. Disimpulkan bahwa kualitas tidur dan beban akademik berhubungan signifikan dengan tingkat stres mahasiswa profesi Ners Universitas Widya Nusantara selama praktik klinik. Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen waktu untuk menjaga keseimbangan antara perkuliahan dan kehidupan pribadi.
Copyrights © 2026