Tepung ikan (Ti) sebagai sumber protein mengandung nitrogen dan fosfor tinggi sehingga berpotensi meningkatkan pencemaran perairan. Karena itu, dicari alternatif protein nabati seperti tepung kedelai (Tk) yang memiliki kandungan nitrogen dan fosfor lebih rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komposisi protein utama dalam pakan terhadap kualitas air serta kadar nitrogen dan fosfor tubuh ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pembenihan Ikan, Politeknik Bombana (Oktober–November 2024) menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan tiga ulangan: A (100% Ti), B (75% Ti:25% Tk), C (50% Ti:50% Tk), D (25% Ti:75% Tk), dan E (100% Tk). Variabel yang diamati meliputi kadar protein, nitrogen, fosfor pada pakan, tubuh ikan, feses, serta kualitas air. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut BJND 95%. Hasil menunjukkan pakan 100% Tk (E) menghasilkan akumulasi nitrogen dan fosfor tertinggi pada tubuh ikan (2,530 mg/L dan 0,137 mg/L). Pakan 100% Ti (A) menunjukkan deposit nitrogen terendah (1,830 mg/L) dan buangan tertinggi melalui feses (1,81 mg/L nitrogen; 0,09 mg/L fosfor). Campuran 50% Ti:50% Tk menghasilkan deposit fosfor terendah (0,10 mg/L). Selama penelitian, fosfor dalam air (0,02–0,06 mg/L) dan nitrogen (0,017–0,057 mg/L) masih dalam batas toleransi, sehingga tidak menurunkan kualitas air.
Copyrights © 2026