Quality management, which is commonly manifested in the form of internal and external quality assurance, is an important aspect in both formal and nonformal education for continuous improvement. However, many informal education institutions have no structured quality management system yet, and this condition is also found in Homeschooling Bintang Harapan Bandung that has no systematic internal quality assurance instruments. Therefore, this research is aimed at developing survey instruments for internal quality assurance, limited to elementary schools, particularly grades 4-6. This research uses the 4D method (Define, Design, Develop, and Disseminate). In the Define stage, problems and needs of developing the survey instruments identification were done through interviews, observation, and document analysis with the leaders and staff administration as the research subjects. In the Design stage, survey instruments are designed considering Bintang Harapan’s characteristics, which are heterogeny and inclusive, while referring to the national education standard and accreditation components. The development stage then applied experts’ validation and pilot tests to the teachers, students, parents, alumni, and alumni’s parents to produce the final survey instruments using Google Forms. The Disseminate stage was marked by socialization and instruments handover to the homeschooling stakeholders to be utilized systematically as structured and data-driven internal quality assurance tools. Finally, three surveys are developed, named SPARK, SAFE, and GLOW. It is recommended to integrate the survey into the routine IQA cycle to support decision-making based on the data collected and improve quality, with future studies applying it longitudinally and developing automated analysis or audit systems. Abstrak Bahasa Indonesia Manajemen mutu (quality management) yang pada umumnya diwujudkan dengan penjaminan mutu internal dan eksternal merupakan aspek penting dalam pendidikan, baik formal maupun nonformal untuk perbaikan berkelanjutan. Namun, banyak institusi pendidikan nonformal belum memiliki sistem manajemen mutu yang terstruktur. Kondisi ini juga ditemukan di Homeschooling Bintang Harapan Bandung yang belum memiliki instrumen penjaminan mutu internal yang sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen survei untuk penjaminan mutu internal yang terbatas pada jenjang Sekolah Dasar, khususnya kelas 4–6. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Pada tahap Define, identifikasi permasalahan dan kebutuhan akan pengembangan instrumen dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen dengan pimpinan dan staf administrasi sebagai subjek penelitian. Pada tahap Design, instrumen survei dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik Bintang Harapan yang heterogen dan inklusif, serta mengacu pada standar nasional pendidikan dan komponen akreditasi. Tahap Develop kemudian dilakukan melalui validasi ahli dan uji coba terbatas kepada guru, siswa, orang tua, alumni, dan orang tua alumni untuk memperoleh instrumen final menggunakan media Google Forms. Tahap Disseminate ditandai dengan sosialisasi dan penyerahan instrumen kepada pihak Homeschooling untuk digunakan sebagai alat penjaminan mutu internal yang terstruktur dan berbasis data. Akhirnya, tiga jenis survei berhasil dikembangkan dalam penelitian ini yang diberi nama SPARK, SAFE, dan GLOW. Direkomendasikan untuk mengintegrasikan survei ke dalam siklus penjaminan mutu internal untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam peningkatan mutu, dengan penelitian lanjutan yaitu menerapkannya secara berkelanjutan dan mengembangkan sistem analisis otomatis atau sistem audit.
Copyrights © 2026