Perkembangan dunia pendidikan pada abad ke-21 menuntut sekolah untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga pada pembentukan budaya mutu yang berkelanjutan. Budaya mutu menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas secara terus-menerus. Dalam konteks ini, kepemimpinan kepala sekolah memegang peran strategis sebagai penggerak utama perubahan organisasi sekolah. Kepala sekolah tidak hanya berfungsi sebagai administrator, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu membangun visi bersama, menumbuhkan komitmen kolektif, dan menginternalisasi nilai-nilai mutu ke dalam praktik keseharian warga sekolah. Hal ini sejalan dengan pandangan Fullan (2020) yang menegaskan bahwa kepemimpinan pendidikan yang efektif berakar pada kemampuan pemimpin dalam mengelola perubahan dan membangun budaya organisasi yang kuat dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
Copyrights © 2026