Penelitian ini menganalisis pengaruh citra Kota Bogor sebagai destinasi kuliner terhadap keputusan berkunjung wisatawan, dengan fokus pada kawasan Suryakencana. Citra destinasi dikaji melalui aspek kognitif (lingkungan, aksesibilitas, infrastruktur, atraksi wisata) dan afektif (rasa aman, nyaman, menyenangkan, santai). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada wisatawan asal Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Kota Bogor berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung, dengan kontribusi sebesar 70,8%. Faktor yang paling berperan meliputi keragaman kuliner, keunikan rasa, serta pengalaman emosional wisatawan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan citra kuliner Kota Bogor melalui promosi, inovasi produk, dan peningkatan layanan untuk mendorong loyalitas serta kunjungan ulang wisatawan.
Copyrights © 2026