Indonesia termasuk dalam salah satu produsen nanas terbesar di dunia, namun pengelolahan buah nanas ini menghasilkan limbah yang padat berupa kulit nanas. Fermentasi menjadi salah satu alternatif untuk pengolahan limbah kulit nanas menjadi produk yang bermanfaat. Pengembangan produk fermentasi seperti tepache harus memperhatikan aspek sensori karena sensai rasa, warna, dan aroma sangat mempengaruhi keputusan konsumen dalam menerima sebuah produk makanan atau minuman. Uji organoleptik merupakan metode yang umum digunakan untuk mengevaluasi atribut sensori produk dari perspektif manusia. Atribut dengan skor tertinggi adalah aroma dengan skor rata-rata 3,80 (95%). Atribut rasa memperoleh skor 3,40 (85%), diikuti oleh warna 3,27 (81,8%) dan penampilan produk 3,20 (80%). Semua parameter berada dalam kategori yang disukai, menunjukkan bahwa tepache yang dihasilkan memiliki kualitas sensorik yang dapat diterima oleh konsumen.
Copyrights © 2025