Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan dalam perspektif pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gunungkidul. Pendekatan yang digunakan adalah kombinasi kuantitatif dan kualitatif deskriptif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dokumen RPJMD Kabupaten Gunungkidul 2025–2029. Hasil analisis menunjukkan bahwa sektor pertanian berkontribusi rata-rata 24% terhadap PDRB selama periode 2020–2024, menandakan perannya yang signifikan sebagai penopang ekonomi daerah meskipun belum menjadi penggerak utama pertumbuhan. Keterkaitan antara sektor pertanian dan ketahanan pangan terlihat melalui peningkatan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) dan diversifikasi konsumsi, namun tantangan masih ada pada aspek produktivitas, hilirisasi, dan keberlanjutan sumber daya. Penelitian ini merekomendasikan tiga arah kebijakan utama, yaitu (1) efisiensi ekonomi melalui teknologi dan peningkatan produktivitas, (2) pemerataan kesejahteraan melalui diversifikasi dan hilirisasi pertanian, serta (3) keberlanjutan lingkungan melalui tata kelola sumber daya yang adaptif. Dengan strategi tersebut, sektor pertanian diharapkan tidak hanya menjadi stabilisator ekonomi, tetapi juga motor utama pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan di Kabupaten Gunungkidul.
Copyrights © 2025